Mengenal Jenis Power Steering dan Cara Merawatnya

Mengenal Jenis Power Steering dan Cara Merawatnya

Seiring perkembangan jaman, terdapat dua jenis power steering yang banyak digunakan pada mobil-mobil masa kini, yakni hidrolik dan elektrik.

Teknologi yang pertama kali dipatenkan pada tahun 1900 ini punya peran penting pada sistem kemudi, yakni untuk membantu meringankan kemudi mobil saat berbelok atau bermanuver.

Akan melelahkan jika mobil tidak dilengkapi dengan power steering, sebab kemudi akan terasa berat, alhasil dibutuhkan tenaga ekstra untuk mengoperasikannya.

Baca juga: Alasan Harga Aki Kering Berbeda dengan Aki Basah

Terdapat perbedaan cara kerja power steering, tergantung jenisnya. Baik hidrolik dan elektrik, keduanya memiliki susunan komponen yang berbeda, sehingga cara kerjanya pun juga berbeda.

Biar tidak bingung, yuk kenalan dengan jenis power steering mobil dan cara merawatnya!


Power steering hidrolik

Sesuai dengan namanya, power steering atau hydraulic power steering (HPS) ini menerapkan prinsip tekanan cairan dengan menggunakan fluida atau cairan, yakni oli, sebagai media penghantar tenaga.

Baca juga: Kenali Ciri-Ciri Fan Belt Mobil yang Akan Putus

Ketika roda kemudi dibelokkan, sistem akan mengambil cairan dari reservoir tank menuju steering rack assembly. Pada steering rack assembly, terdapat katup dan silinder yang terhubung ke reservoir tank dan sistem hidrolik tersebut.

Ketika katup terbuka, cairan hidrolik akan mengalir ke katup tersebut dan mendorong steering rack assembly ke arah yang ditujukan, sehingga setir akan menjadi lebih ringan secara linear.

Jenis power steering mobil ini memiliki keunggulan pada kekuatannya, serta sangat mudah dirawat. Namun, power steering hidrolik berpotensi memberi beban lebih terhadap mesin, alhasil bahan bakar akan lebih boros.


Power steering elektrik

Berbeda dengan sistem hidrolik yang menggunakan prinsip tekanan cairan, jenis power steering mobil atau electric power steering (EPS) ini menggunakan sistem otomatis yang diatur oleh komputer.

Baca juga: Ada Modifikasi yang Mengharuskan Ganti Aki Mobil?

Ada banyak komponen yang terlibat pada sistem kerjanya, seperti electronic control module (ECM), motor listrik, sensor torsi, steering clutch, noise suppressor, dan on board diagnostic (EBD).

Saat mesin mobil dinyalakan, ECM mendapat suplai aliran listrik dari baterai. Kemudian aliran listrik tersebut akan diteruskan ECM menuju ke clutch sehingga main shaft dan motor setir terhubung.

Ketika setir dibelokkan, sensor akan mendeteksi seberapa besar momen putar yang diterima, sehingga sensitivitas setir dapat disesuaikan langsung dengan seberapa cepat laju mobil.

Baca juga: Indikator Tune Up Mesin Mobil Harus Segera Dilakukan

Ini artinya, jenis power steering mobil ini memiliki sistem kerja yang lebih efektif karena tidak menggunakan pompa dan selang. Tak hanya itu, dari segi bahan bakar juga tidak akan terkuras secara berlebihan, serta mudah dirawat.

Sayangnya, komponen-komponen yang ada pada power steering elektrik rentan terhadap air. Umur pakai pada umumnya bisa sampai 5 tahun atau hingga 100.000 kilometer.


Merawat power steering mobil

Jadi, supaya tetap awet serta untuk menjaga performanya, baik power steering hidrolik dan power steering elektrik perlu perawatan rutin.

Baca juga: Harga Shockbreaker Avanza dan Cara Merawatnya

Cara mudahnya, merawat power steering mobil bisa dilakukan dengan tidak membelokkan kemudi hingga patah atau mentok dan tidak memutar-mutar lingkar kemudi saat mesin mobil dalam keadaan mati.

Lalu, jika parkir dan meninggalkan mobil, pastikan lingkar kemudi dan ban berada pada posisi yang lurus.

Untuk merawat power steering hidrolik pastikan tidak ada kebocoran oli dan volume oli juga harus kapasitas yang disesuaikan oleh pabrikan.

Baca juga: Bagaimana Cara Kerja Transmisi CVT yang Banyak Digunakan?

Sedangkan pada power steering elektrik cara merawatnya adalah dengan menghindari jalanan rusak dan tergenang atau banjir saat mengemudi, serta pastikan bagian kelistrikan terutama aki tetap optimal.

Bagaimana, mudah bukan dalam merawat power steering mobil?