Kenali Ciri-Ciri Fan Belt Mobil yang Akan Putus

Kenali Ciri-Ciri Fan Belt Mobil yang Akan Putus

Yuk kenali ciri-ciri fan belt mobil akan putus agar bisa kamu antisipasi sehingga tidak membahayakan diri sendiri maupun penumpang saat berkendara.

Fan belt sendiri merupakan komponen vital pada mobil yang terbuat dari karet dan berfungsi meneruskan tenaga dari poros engkol mesin ke poros pulley penggerak.

Baca juga: Ada Modifikasi yang Mengharuskan Ganti Aki Mobil?

Komponen ini juga punya peran untuk memutar beberapa komponen mesin, seperti pompa air (water pump), alternator, kompresor AC, serta kipas pendingin radiator.

Jika fan belt alami kerusakan apalagi sampai putus, kinerja komponen lain akan jadi tidak maksimal, bahkan tidak bisa bekerja sebagaimana mestinya, hingga menyebabkan mobil mogok.

Seiring waktu pemakaian, fan belt akan rusak atau putus. Hal ini dikarenakan perannya yang selalu bekerja mengikuti putaran mesin.

Baca juga: Harga Shockbreaker Avanza dan Cara Merawatnya

Ada beberapa hal yang mengindikasi fan belt mobil akan putus, berikut ciri-cirinya.

Terasa rapuh saat disentuh

Karena terbuat dari karet khusus dan serat nilon, fan belt memiliki elastisitas yang cukup tinggi. Namun seiring penggunaannya, elastisitasnya akan menurun bahkan hilang. Alhasil fan belt akan terasa rapuh saat disentuh.


Terasa mengendur

Ciri fan belt mobil akan putus berikutnya adalah terasa mengendur dan tidak terpasang dengan benar. Menggunakan fan belt yang sudah kendur akan membuat ritmenya jadi tidak sesuai dengan timing yang seharusnya, alhasil kinerja komponen mesin lainnya akan terganggu.


Menipis dan retak

Fan belt akan putus juga bisa diamati dari tampilan atau visualnya, yakni terlihat menipis. Fan belt yang menipis disebabkan oleh permukaannya yang sudah aus akibat terus bergesekan dengan komponen lain yang ada di dekatnya.

Baca juga: Manfaat Washer Fluid dan Cara Merawat Wiper Mobil

Selain terlihat tipis, secara visual, fan belt yang akan putus juga terlihat retak bahkan pecah. Fan belt memiliki dua permukaan, yaitu permukaan yang halus dan bergerigi. Jika rusak, keretakan akan terlihat pada permukaan halus.


Permukaan gerigi aus

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, fan belt memiliki permukaan yang bergerigi. Ciri fan belt akan putus juga bisa dilihat pada permukaan ini, yakni jika gerigi tampak aus atau bahkan hilang.


Terdengar suara berdecit

Bila saat sedang mengemudi atau mesin mobil hidup terdengar suara berdecit yang nyaring, bisa jadi fan belt akan putus.

Suara decitan tersebut muncul karena karena adanya selip sehingga fan belt tidak bisa memutar pulley dengan sempurna.

Waktu mengganti fan belt mobil

Apabila menemukan ciri-ciri di atas pada fan belt mobil kamu, jangan menunda untuk menggantinya, ya.

Jangan sampai fan belt putus baru dilakukan penggantian, sebab akan membahayakan dan merepotkan diri kamu sendiri. Umumnya, penggantian fan belt dilakukan setiap 30 sampai 40 ribu kilometer.

Baca juga: Indikator Tune Up Mesin Mobil Harus Segera Dilakukan

Sebelum terlambat, segera lakukan penggantian fan belt di bengkel terpercaya dan gunakan spare part resmi yang bisa kamu temukan di Astra Otoshop.

Astra Otoshop menyediakan fan belt berkualitas dari Aspira untuk berbagai jenis dan merek mobil.

Kelebihan fan belt Aspira sendiri menggunakan EPDM Technology sehingga lebih ramah lingkungan, tahan terhadap temperatur yang tinggi, serta memiliki usia pakai yang lebih lama, yakni mencapai 100.000 kilometer.

Yuk beli fan belt Aspira di Astra Otoshop sekarang!