8 Ciri CVT Motor Matic Bermasalah dan Perlu Diservis

8 Ciri CVT Motor Matic Bermasalah dan Perlu Diservis

Jika kamu pemilik motor matic, mengenal ciri-ciri Continuous Variable Timing atau CVT motor matic bermasalah merupakan salah satu langkah perawatan untuk menjaga performa mesin motor.

CVT merupakan komponen utama yang diandalkan dalam sistem penggerak motor bertransmisi otomatis. Tugasnya untuk meneruskan putaran yang dihasilkan oleh mesin motor pada bagian roda ban sehingga motor dapat berjalan

Makanya, CVT kerap menjadi masalah utama rusaknya motor matic, dan bikin kenyamanan berkendara jadi berkurang.

Baca juga: Cara Pasang Shockbreaker Motor Sendiri di Rumah

Apa saja hal yang menjadi ciri-ciri CVT motor matic bermasalah dan kapan sebaiknya melakukan servis?


Suara berisik yang muncul di bagian V-Belt

Suara yang muncul pada sektor V-Belt merupakan tanda CVT motor matic bermasalah. Kerusakan pada V-Belt tidak cuma mempengaruhi kenyamanan berkendara, tapi juga mengganggu kinerja komponen mesin lainnya.

Maka dari itu, jika mendapati kerusakan tersebut pada motor matic kamu, segera menggantinya dengan yang baru, ya.


Timbul getaran saat motor digas

Ciri lain CVT motor matic bermasalah berikutnya adalah timbulnya getaran saat motor digas pertama kali atau saat melakukan akselerasi.

Baca juga: Apa itu Highway Hypnosis dan Bahayanya Saat Berkendara?

Biasanya terjadi karena sudah ada kerusakan pada bagian roller yang disebabkan karena masa pakainya yang sudah mau habis atau sudah mulai aus.


Timbul suara decitan dari bagian transmisi

Suara decitan tersebut muncul akibat kampas kopling yang sudah aus, untuk itu segera lakukan penggantian agar tidak mengganggu kinerja komponen lainnya.


Motor tersendat saat digas

Jika motor kamu terasa tersendat saat digas, atau seperti kehabisan bensin, patut dicurigai kalau CVT mengalami masalah.

Baca juga: Pengecekan dan Perawatan Motor yang Harus Dilakukan Sebelum Touring

Rasa tersendat ini merupakan gejala kerusakan pada bagian mangkok kopling CVT.


Bunyi degungan yang keras

Bunyi degungan muncul akibat komponen gear rasio yang sudah mulai aus karena lamanya pemakaian.

Hal tersebut bisa disebabkan karena pengguna motor jarang mengganti oli, sehingga kinerja gear menjadi terhambat. Oleh karenanya jangan lupa untuk selalu rutin melakukan penggantian oli mesin minimal setiap 2 bulan sekali.

Motor kurang bertenaga

Hal lain yang menjadi gejala CVT motor matic bermasalah adalah kecepatan motor matic yang menurun secara drastis. Gejala ini besar kemungkinan disebabkan oleh kampas sentrifugal yang bermasalah.

Baca juga: Jenis-jenis Ban Motor, Mana yang Paling Nyaman untuk Harian?

Kampas sentrifugal adalah komponen yang menekan dan menahan mangkok kopling sehingga transfer tenaga bisa diteruskan ke roda.

Makanya, jika komponen tersebut bermasalah, tenaga yang ditransfer ke roda juga jadi tidak maksimal dan motor jadi kurang bertenaga, apalagi jika melaju di jalanan menanjak.

Kebocoran oli

Kebocoran oli ternyata bisa jadi pertanda kalau CVT motor matic bermasalah, lho. Pasalnya, corong CVT yang aus membuatnya tidak bisa menutup semua celah yang ada pada sektor permesinan.

Baca juga: Bahaya yang Mengintai Bila Menggunakan Oli Palsu untuk Kendaraan

Tidak cuma oli saja yang jadi bocor, kerusakan pada corong CVT ini bisa membuat kampas kopling hingga V-Belt menjadi selip.

Bahan bakar boros

CVT yang bermasalah bisa membuat ruang pembakaran terganggu, alhasil konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros dan tidak efisien. Hal ini karena CVT tidak sejalan dengan tenaga yang ditransfer.

Gejala ini patut diwaspadai sebab artinya kerusakan pada CVT sudah terindikasi parah.

Lalu kapan sebaiknya melakukan servis?

Servis CVT motor matic perlu dilakukan jika kamu mengalami ciri-ciri di atas. Sementara itu, untuk merawatnya, servis CVT sebaiknya dilakukan setiap 6.000 sampai 8.000 kilometer, atau setiap 3 kali ganti oli mesin.

Baca juga: Bahaya Menggunakan Ban Botak Saat Berkendara

Perawatan juga bisa kamu lakukan sendiri dengan membersihkan debu dan kotoran yang menempel pada komponen CVT.

Sebab, ada banyak efek negatif dari kotoran tersebut. Misalnya kotoran pada rumah roller yang membuat putarannya menjadi tidak sempurna dan roller jadi cepat peyang.

Kemudian debu atau sisa-sisa kampas ganda yang tersisa di rumah kampas ganda yang bisa membuat CVT getar dan slip.

Baca juga: Tips Merawat dan Menghilangkan Lecet di Bodi Motor

Jangan menunggu sampai CVT motor kamu bermasalah, ya. Lakukan perawatan dengan baik dan gunakan Paket CVT berkualitas seperti yang ada di Astra Otoshop.

Tersedia CVT berkualitas yang yang bisa kamu sesuaikan untuk berbagai merk dan tipe motor kesayangan. Yuk belanja di Astra Otoshop sekarang!